Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser biasa disingkat TNGL adalah salah satu Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 Hektar yang secara administrasi pemerintahan terletak di dua Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Provinsi Aceh yang terdeliniasi TNGL meliputi Kabupaten Aceh Barat Daya,Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, sedangkan Provinsi Sumatera Utara yang terdeliniasi TNGL meliputi Kabupaten Dairi, Karo dan Langkat.

Taman Nasional Gunung Leuser menyandang 2 status yang berskala global yaitu sebagai Cagar Biosfer pada tahun 1981 dan sebagai World Heritage pada tahun 2004. Kedua status tersebut ditetapkan oleh UNESCO dan World Heritage Committee atas usulan pemerintah Indonesia setelah melalui rangkaian proses seleksi yang ketat.

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan laboratorium alam yang kaya keanekaragaman hayati. Taman nasional ini merupakan habitat sebagian besar fauna, mulai dari mamalia, burung, reptil, ampibia, ikan, dan invertebrata.

Terdapat 380 spesies burung dan 205 spesies mamalia di sana. Sayang, beberapa faunanya masuk dalam daftar hewan yang dilindungi seperti orang utan Sumatera (Pongo abelii), harimau Sumatera (Panthera tigris), badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis), tapir (Tapirus indicus) dan gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus).

Taman Nasional Gunung Leuser menyediakan suplai air bagi 4 juta masyarakat yang tinggal di Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara. Hampir 9 kabupaten tergantung pada jasa lingkungan taman nasional ini, yaitu berupa ketersediaan air konsumsi, air pengairan, penjaga kesuburan tanah, mengendalikan banjir, dan sebagainya.

Saking luasnya Taman Nasional Gunung Leuser, di dalamnya terdapat beberapa jenis hutan dan cagar alam. Mengutip situs resmi pariwisata Indonesia, hutan-hutan yang ada di sana adalah hutan bakau, hutan rawa, hutan hujan dataran rendah, hutan lumut, dan hutan subalpine.

Sebagai dasar legalitas dalam rangkaian proses pengukuhan kawasan hutan telah dikeluarkan Keputusan Menteri Kehutanan nomor: 276/Kpts-II/1997 tentang Penunjukan TN. Gunung Leuser seluas 1.094.692 hektaree yang terletak di Provinsi daerah Istimewa Aceh dan Sumatera Utara. Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa TN. Gunung Leuser terdiri dari gabungan:

    1. Suaka Margasatwa Gunung Leuser : 416.500 hektaree
    2. Suaka Margasatwa Kluet : 20.000 hektaree
    3. Suaka Margasatwa Langkat Barat : 51.000 hektaree
    4. Suaka Margasatwa Langkat Selatan : 82.985 hektaree
    5. Suaka Margasatwa Sekundur : 60.600 hektaree
    6. Suaka Margasatwa Kappi : 142.800 hektaree
    7. Taman Wisata Gurah : 9.200 hektaree
    8. Hutan Lindung dan Hutan Produksi Terbatas : 292.707 hektaree

Sesuai Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P.03/Menhut-II/2007, Saat ini pengelola TNGL adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Ditjen PHKA)Departemen Kehutanan yaitu Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) yang dipimpin oleh Kepala Balai Besar (setingkat eselon II).

Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi :

PT. BENEFITA INDONESIA PROVIDER TRAINING ENVIRONMENT TERBESAR & TERLENGKAP Se-INDONESIA (Since 1 April 1998)

Artikel Terkait: sumber:travel.detik.com
  • Comments
  • About post
Leave a Reply

posted on March 30, 2016
in Berita, Blog
about author Proper
All posts by this author

2013 © Training Proper PT.Benefita Indonesia